Mencicipi Makanan Lezat Khas Musim Semi Di Tokyo

Mencicipi Makanan Lezat Khas Musim Semi Di Tokyo – Musim semi adalah salah satu musim dimana tumbuhan mulai bertunas dan mengeluarkan banyak kuntum bunga atau beberapa jenis tanaman buah – buahan mulai berbuah dengan lebat.

Mencicipi Makanan Lezat Khas Musim Semi Di Tokyo

Mencicipi Makanan Lezat Khas Musim Semi Di Tokyo

Tumbuhan liar yang bisa dimakan seperti takenoko (tunas bambu / rebung), tara no me (tunas pohon japanese angelica), dan fuki (tunas tumbuhan terna), serta bahan makanan segar musim semi seperti na no hana (sejenis brokoli) dan kubis musim semi, bisa anda nikmati pada musim ini.

Baca Juga : Pengertian Slip Gaji

Rasa pahit dan tekstur yang kasar serta banyak mengandung air dari bahan makanan tersebut dianggap mampu menetralisir racun yang tersimpan selama musim dingin.

Sayori (sejenis ikan halfbeak), shirauo (sejenis ikan salangidae), wakame (rumput laut), asari (sejenis kerang), serta makanan laut lainnya juga mulai bermunculan dan menjadi tanda datangnya musim semi di Tokyo.

Sedangkan buah – buahan yang menjadi ciri khas musim semi adalah stroberi dan jeruk dikenal mempunyai kualitas yang terus dikembangkan setiap tahun serta dalam beragam jenis.

Semuanya mempunyai cita rasa manis dengan tampilan yang menarik yaitu merah menyala seperti batu permata.

Selain hanami, ada lagi kegiatan yang lainnya bisa anda lakukan selama musim semi. Aktivitas menarik tersebut antara lain menikmati wisata kuliner ala musim semi di Jepang yang populer dikenal dengan makanan musiman yang hanya bisa dinikmati pada waktu tertentu saja seperti halnya saat musim semi menjelang, selalu ada makanan menarik khas Jepang yang banyak diburu oleh turis asing yang kebetulan berkunjung ke Jepang buat liburan. Dikutip dari Taiken, inilah beberapa jenis makanan khas musim semi yang terekomendasi untuk dicoba.

  1. Sakuramochi

Kue mochi di Indonesia sudah tidak asing lagi dimana banyak orang yang menyukainya, namun mochi Jepang sedikit berbeda dengan mochi Indonesia. Mochi Jepang rasanya tidak terlalu manis dan teksturnya agak lembut.

Apalagi, mochi Jepang saat ini mempunyai banyak varian. Varian mochi untuk disantap saat musim semi adalah jenis sakuramochi.

Mochi berwarna pink yang dibalut dengan daun anggur muda berwarna hijau ini menarik sebagai dessert pada acara makan malam anda yang sederhana ala orang Jepang. Rasa manis dari kue ini berasal dari anko atau pasta kacang merah / kacang ijo yang ada di dalamnya.

  1. Sakura Mochi Taiyaki

Pernah mendengar tentang masakan khas Jepang bernama taiyaki ? Kue manis dengan bentuk ikan yang juga memakai anko sebagai salah satu bahan isian ini berubah wujud saat musim semi tiba. J

ika pada umumnya taiyaki memakai isian berwarna merah dari kacang merah, nah pada musim semi, taiyaki diisi dengan mochi berwarna pink.

Warna ini terinspirasi dari warna bunga sakura yaitu sweet pink. Kue cokelat berbentuk ikan berukuran jumbo dengan isian berwarna pink ini menjadi salah satu kue unik saat musim semi tiba yang rasanya ramai.

Sembari jalan -jalan, minasan bisa memasan seporsi sakura mochi taiyaki dan menikmati street food lainnya di sepanjang jalan besar Kota Tokyo.

  1. Ichigo Dango

Pada umumnya ichigo dango dinikmati dengan rasa original yang hanya tersedia di musim semi saja yaitu kue berbahan tepung beras yang dilumuri dengan saus dari buah – buahan segar. Kue yang berbentuk bulat ini disajikan unik dengan cara ditusuk seperti sate.

Bedanya, kue ini adalah sate tepung, bukan sate dari daging ayam ataupun sate kambing. Bisa dinikmati bersama dengan garnis buah – buahan segar dilumuri saos madu atau saos bening dari agar – agar sehingga tampilan mereka semakin memikat.

Yang lebih menarik, saat musim semi dango berwarna pink lebih banyak ditemukan sesuai dengan tema acara liburan yang menonjolkan keindahan bunga sakura yang berwarna pink. Dango berwarna pink berasa manis karena adanya pasta kacang merah / kacang ijo di dalamnya.

Minasan dapat menjumpai banyak penjual dango di area – area wisata Kota Tokyo.

  1. Nanohana

Berbeda dengan makanan di atas, nanohana merupakan salah satu jenis sayuran yang menjadi bahan utama untuk makanan bernama karashiae. Saat anda hendak memasuki bulan Februari, bunga nanoha akan mekar.

Batang dan kuncup bunga nanoha inilah yang menjadi salah satu bahan utama membuat karashiae yang rasanya lezat dicampur dengan saos khusus.

  1. Ichigo Daifuku

Satu lagi varian mochi yang banyak tersedia pada waktu musim semi adalah ichigo daifuku.

Ichigo merupakan Bahasa Jepang yang artinya buah stoberi. Sementara daifuku merupakan varian mochi dengan isi anko. Namun, saat musim semi tiba, daifuku tak hanya berisikan anko saja.

Namun, ada yang diberi potongan stroberi berwarna merah dengan saos spesial yang menjadi isiannya atau isian seperti isian bakpao di Indonesia berupa cincangan daging babi dibalur bumbu kecap.

Kue berwarna pink dengan isian stroberi berwarna merah atau buah jeruk Mandarin yang berwarna kuning cantik ini menjadi sweet and yummy mochi selama musim semi berlangsung di Jepang.

Biasa menjadi  bekal anak – anak saat melakukan ohanami bersama keluarga di taman – taman bunga sakura.

Minasan bisa juga menikmatinya langsung di toko – toko kue dengan segelas matcha dingin / cokelat panas.

Dari kelima makanan khas musim semi tersebut di atas, manakah favorit anda ? Semuanya terlihat sweet dan fresh seperti halnya musim semi yang berlangsung di Jepang, begitu alami dan natural.

Baca Juga : Kerugian Perusahaan

Updated: 16 Januari 2019 — 8:36 pm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Media dan Berita Online © 2016 Frontier Theme